Tuesday, September 6, 2011

Dendam Positif, kisah Ali Al Naimi


Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir tahun 40-an. Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokan yang kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan segera mengisi air dingin ke dalam gelas. Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: “Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur (pegawai atasan)!” Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut. Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus. Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan sekolah dasar. Kalaupun ada pendidikan yang dibanggakan, ia lulusan lembaga Tahfidz Quran, tapi keahlian itu tidak ada harganya di perusahaan minyak yang saat itu masih dikendalikan oleh manajeman Amerika.

Hardikan itu selalu terngiang dikepalanya. Ia lalu bertanya-tanya: Kenapa ini terjadi padaku? Kenapa segelas air saja dilarang untuk ku? Apakah karena aku pekerja rendahan, sedangkan mereka insinyur? Apakah kalau aku jadi insinyur aku bisa minum? Apakah aku bisa jadi insinyur seperti mereka? Pertanyaan ini selalu tengiang-ngiang dalam dirinya. Kejadian ini akhirnya menjadi momentum baginya untuk membangkitkan “DENDAM POSITIF”. Akhirnya muncul komitmen dalam dirinya. Remaja miskin itu lalu bekerja keras siang hari dan melanjutkan sekolah malam hari. Hampir setiap hari ia kurang tidur untuk mengejar ketertinggalannya .Tidak jarang olok-olok dari teman pun diterimanya. Buah kerja kerasnya menggapai hasil, ia akhirnya bisa lulus SMA.

Kerja kerasnya membuat perusahaan memberi kesempatan padanya untuk mendalami ilmu. Ia dikirim ke Amerika mengambil kuliah S1 bidang teknik dan master bidang geologi. Pemuda ini lulus dengan hasil memuaskan. Selanjutnya ia pulang ke negerinya dan bekerja sebagai insinyur. Kini ia sudah menaklukkan dendamnya, kembali sebagai insinyur dan bisa minum air yang dulu dilarang baginya.

Apakah sampai di situ saja. Tidak, karirnya melesat terus. Ia sudah terlatih bekerja keras dan mengejar ketinggalan, dalam pekerjaan pun karirnya menyusul yang lain. Karirnya melonjak dari kepala bagian, kepala cabang, manajer umum (general manager) sampai akhirnya ia menjabat sebagai wakil direktur, sebuah jabatan tertinggi yang bisa dicapai oleh orang lokal saat itu.

Ada kejadian menarik ketika ia menjabat wakil direktur. Insinyur Amerika yang dulu pernah mengusirnya, kini justru jadi bawahannya. Suatu hari insinyur bule ini datang menghadap karena ingin minta izin libur dan berkata; “Aku ingin mengajukan izin liburan (cuti). Aku berharap Anda tidak mengaitkan kejadian air di masa lalu dengan pekerjaan resmi ini. Aku berharap Anda tidak membalas dendam atas kekasaran dan keburukan perilakuku di masa lalu.”

Apa jawab sang wakil direktur mantan pekerja rendahan ini: “Aku ingin berterimakasih padamu dari lubuk hatiku paling dalam karena kau melarang aku minum saat itu. Ya dulu aku benci padamu. Tapi, setelah izin Allah, kamulah sebab kesuksesanku hingga aku meraih sukses ini.”

Kini dendam positif lainnya sudah tertaklukkan. Lalu apakah ceritanya sampai di sini? Tidak. Akhirnya mantan pegawai rendahan ini menempati jabatan tertinggi di perusahaan tersebut. Ia menjadi Presiden Direktur (CEO) pertama yang berasal dari bangsa Arab. Tahukan Anda apa perusahaan yang dipimpinnya? Perusahaan itu adalah Aramco (Arabian American Oil Company) perusahaan minyak terbesar di dunia.

Di tangannya perusahaan ini semakin membesar dan kepemilikan Arab Saudi semakin dominan. Kini perusahaaan ini menghasilakn 3.4 juta barrels (540,000,000 m3) dan mengendalikan lebih dari 100 ladang migas di Saudi Arabia dengan total cadangan 264 miliar barrels (4.20×1010 m3) minyak dan 253 triliun cadangan gas. Atas prestasinya Ia ditunjuk Raja Arab Saudi untuk menjabat sebagai Menteri Perminyakan dan Mineral yang mempunyai pengaruh sangat besar terhadap dunia.

Tahukah kisah siapa ini? Ini adalah kisah Ali bin Ibrahim Al-Naimi yang sejak tahun 1995 sampai saat ini (2011) menjabat Menteri Perminyakan dan Mineral Arab Saudi.

Terbayangkah, hanya dengan mengembangkan hinaan menjadi dendam positif, isu air segelas di masa lalu membentuknya menjadi salah seorang penguasa minyak yang paling berpengaruh di seluruh dunia. Itulah kekuatan “DENDAM POSITIF”. Kita tidak bisa mengatur bagaimana orang lain berperilaku terhadap kita. Kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan akan menimpa kita. Tapi kita sepenuhnya punya kendali bagaimana menyikapinya. Apakah ingin hancur karenanya? Atau bangkit dengan semangat “Dendam Positif”?

Thanks to Rizky Amalia, sumber: buku Dendam Positif karya Isa Alamsyah dan Asma Nadia

Sunday, September 4, 2011

Bulan Syawal- Bulan Kemenangan


Assalammualaikum...


Salam aidilfitri dan salam kemerdekaan yg ke-54. Alhamdulillah, tahun ini adalah tahun pertama saya beraya sebagai orang yang bekerja. Seronok hati ini dapat pulang ke kampung. Saya cukup bersyukur tanpa disangka-sangka saya dapat bercuti dari raya pertama hingga raya ke-6. Ini berkat doa kedua ibubapa saya dan rezeki daripada Allah... Alhamdulillah...

Aidilfitri, atau meraikan kita kembali kepada fitrah. Menjadi sesuci seperti bayi yang baru dilahirkan. Pada perayaan ini kita dituntut untuk ziarah-menziarahi dan memohon keampunan sesama kita. Disamping laungan takbir melambangkan kemenangan umat Islam. Sempena aidilfitri ini saya bawakan satu kisah yang mungkin memberi semangat pada kita semua dalam memperjuangkan agama yang suci kita semua, iaitu Agama Islam.


Inilah Kisah Tun Salleh Abbas..

Dalam kes Suzie Teoh, seorang budak perempuan dari Kelantan umur 16 Tahun telah peluk Islam atas kerelaan sendiri. Bapa dia tak suka, lepas tu saman anak sendiri dan saman Majlis Agama Islam Negeri Kelantan, heret anak dia ke mahkamah persekutuan. Dia mohon pada makamah, agar istiharkan anak dia masuk Islam tak sah.

Pada masa tu, Tun Salleh Abas yang jadi hakim. Beliau seorang yang alim dan warak. Bila dihadapkan dengan kes Suzie Teoh, menangis Tun Salleh Abas. Terpaksa buat perisytiharan. 'Dibawah Perlembagaan Persekutuan, hak seorang anak tertakluk dibawah jagaan ibubapanya selagi belum cukup 18 tahun. Kalau nak tukar agama, kena minta kebenaran ibu bapanya. Semasa Suzie Teoh masuk Islam, berumur 16 tahun. dia tak sah peluk Islam.'


Atas kearifan dan iman Tun Salleh Abas, dia simpan fail tu dalam lacinya selama 2 tahun. 2 tahun kemudian, lepas hari jadi Suzie Teoh yang ke 18 tahun, dia buka balik kes itu dan bagi peluang Suzie isytiharkan agamanya sendiri. Penuh mahkamah nak tahu kes tu; wartawan tempatan, wartawan asing semua nak dengar keputusan. Terketar-ketar budak tu. Baru umur 18 tahun. Sambil menangis, budak tu kata ' Saya yang arif, kekal dalam agama saya, saya masih nak nama Nur Aini.' Maka Tun Salleh Abas pun dengan bangga mengisytiharkan Islamnya sah dengan namanya Nur Aini.


Selamat akidah seorang budak. Sebab itu jugalah Tun Salleh Abas kena buang atas 5 tuduhan. Tuduhan kedua atas sebab melengahkan kes seorang budak tanpa sebab selama 2 tahun. Itulah harga yang Tun Salleh Abas terpaksa bayar.


Kes ini dah lama berlaku tapi sangat terkesan di hati saya. Di saat kita bersuka ria menyambut bulan Syawal ini, yang merupakan bulan kemenangan. Untuk menang memerlukan pengorbanan. Tun Salleh Abas telah menang dalam mempertahankan akidah seorang budak tetapi terpaksa mengorbankan masa depan kariernya.. Apa yang sanggup kita korbankan untuk memastikan kemenangan agama Allah ini? Tambahan lagi, disambut dalam bulan kemerdekaan, muhasabah diri, adakah kita benar-benar telah merdeka secara total?


Sebenarnya, saya sedang mengingatkan diri saya yang selalu berada di zon selesa sehinggakan apabila berganjak masuk ke zon mencabar saya sudah tidak mampu untuk bernafas. Sesak rasanya. Keluh-kesah yang tiada hentinya.. Saya kena bersiap sedia masuk ke zon mencabar yang penuh dugaan kerana insyaAllah di penghujungnya membuahkan kekuatan untuk menempa kejayaan yang cemerlang... =)


Wallahu'alam...

Sunday, August 21, 2011

Kekurangan Glukosa-6-Fosfat (G6PD)

Ucuk Acam Acik Nina, Darwish~


As-Salam Ramadhan ke-25...


23 hb 8 hari lahir ank sedara saya, Awish yg pertama. Da satu tahun dia hdp kat dunia ni. Alhamdulillah... Tapi yg sedihnya 20 hb hari tu dia ngan ibu dia da pindah dr umah saya. Skrg ni sy tgl sorg2 kat umah. Agh tlh slamat smpai di kg. Sunyi mmg terasa.

Tp tu bkn tajuk yg sy nk smpaikn dlm entry yg kali ni. Saya b'cerita pd Awish sbb t'igt dia ada G6PD atau nama lainnya Glucose-6-Phosphate Deficiency. Maksudnya dlm darah Awish ada kekurangan satu enzim yg di panggil glucose-6-phosphate dehydrogenase, yg m'bantu sel darah merah berfungsi dgn baik. Kekurangan ini akan menyebabkn sel darah merah mudah pecah apabila terdedah kepada sesetengah ubat2n atau tekanan yg disebabkn oleh jangkitan kuman.

Pemecahan sel darah merah ini dipanggil hemolysis. Apabila proses hemolysis ini berlaku secara aktif, ia dipanggil hemolytic episode. Selalunya episod ini akan berlaku berterusan kerana badan akan berterusan membina sel darah merah yg br, yg merupakan aktiviti normal badan. Tetapi jika ia belaku secara berlebihan akan menyebabkan anemia (kekurangan sel drh merah). Disebabkan keadaan (pemecahan sel2 darah merah yang aktif) ini juga, bayi yang kekurangan G6PD selalunya mengalami masalah kekuningan (neonatal jaundice) yang teruk. Ingat lgi, Awish nye Serum Bilirubin dah nak mencecah 400mmol/unit.. ='(


Antara yang boleh merangsang pemecahan sel drh merah pd penghidap G6PD adalah jangkitan kuman, tekanan yang berlebihan,


makanan,
1. kacang parang dan kacang lain (legum)
-oleh kerana terlalu banyak senarai kacang yang mengandungi legum, maka saya sarankan untuk mengelakkan semua kacang-kacangan.
2.Sulfida
-terdapat banyak makanan mengendungi sulfida, pastikan label makanan di semak dengan berhati2.
3.Menthol dan produk2nya
-cthnya ubat gigi dan gula2; tetapi mint daripada minyak mint semulajadi boleh di ambil.
4.Pewarna makanan biru. (termasuk nila baju)
-pewarna makanan buatan yang lain juga boleh menyebabkan pemecahan sel darah merah; tetapi pewarna yg diperolehi secara semulajadi selamat diambil.
5.Ascorbic acid
-secara umumnya digunakan dalam pembuatan makanan dan vitamin yang boleh menyebabkan hemolisis dlm dos yg besar dan harus dielakkan.
6.Tonik air (yang mengandungi quinine)
7.Bitter Labu (Mellon pahit)
8. Beberapa tumbuhan cina.
- Rhizoma Coptidis (huang lien), Kalkulus Bovis (huang neu), Flos Chimonanthi Praecocis (leh mei hua), Flos Lonicerae (kam fa ngan) dan margarita; termasuk apa2 produk yang mengandungi nya.


ubat2n, termasuk:
1. antimalarial drugs
2. aspirin
3. nitrofurantoin
4. NSAIDs

5. Quinidine

6. Quinine

7. Sulfa drugs

8. Hasil perbualan dari ibu2 myk telon pun x digalakkan diguna pada anak yg ada G6PD mungkin boleh digantikan dengan water grape



Bahan kimia lain seperti ubat gegat.




Ini sahaja hasil pembacaan saya mengenai G6PD. Kalau ada kesempatan di lain waktu saya akan update.Kesimpulan yg saya dapat, tak mudah nak jadi seorang ibu kepada anak yang menghidap G6PD ni. Waktu mereka kecil boleh lagi kita nak pantau. Tapi bila dah besar kena maklumkan dan minta kerjasama dari pihak guru dan ibubapa lain juga untuk memastikan penghidap G6PD ini tidak terdedah kepada bahan2 yang boleh membahayakan mereka. Selain itu, saya sarankan supaya anak anda memakai gelang medi alert yang menunjukkan mereka penghidap G6PD.



Wassalam...


Thursday, August 18, 2011

BeSDaY LiST


Salam ramadhan ke-19...

Hari ni 19 Ogos iaitu hari lahir saya yang ke-19. Ada beberapa hadiah yang saya mahukan dalam hidup ini. Ada antara hadiah ini telah diberikan kepada saya.. Alhamdulillah....

1. Akak sepupu dan anak cumelnya, Darwish tinggal bersama-sama dengan saya.

Memang hadiah terbesar dalam hidup saya. Banyak pengalaman yang saya perolehi dan pelajari bersama-sama dengan akak. Saya tak tau dari mana datang kekuatan dan semangat yang saya ada sekarang ni. Contoh yang paling simple masak sahur. Tiap2 malam sebelum tidur masak sahur dulu, takpun bangun kul 4 pagi untuk masak sahur. Kadang2 saya kena jaga si kecil tu, lebih2 lagi waktu ibu dia sakit. Banyak kali juga kakak sepupu saya tu jatuh sakit. Mungkin disebabkan kehidupan yang dilaluinya sekarang. Saya rasa sangat simpati pada dua beranak ni. Tak banyak yang saya boleh tolong melainkan bagi mereka rasa selesa tinggal bersama-sama saya.


2. Semoga saya berjaya dalam kerjaya saya.

Saya harap permohonan saya untuk sambung post basic kebidanan tahun depan diluluskan. Lepas tu, habiskan kontrak dengan hospital, barulah sambung belajar master. Dapatkan keputusan yang bagus, supaya saya terpilih untuk jadi pengajar dan seterusnya sambung PhD untuk jadi pensyarah. Hmmm... Panjang lagi jalannya.


3. Semoga impian saya untuk mengelilingi dunia tercapai.

Sejak dari kecil saya suka baca buku cerita. Buku2 cerita di pasaran sekarang bersifat antarabangsa. Jadi, saya sering di perkenalkan dengan nama2 tempat di seluruh dunia yang tak pernah saya dengar. Teringin nak tengok sendiri tempat2 tersebut. Selalu membayangkan secara terus berdasarkan deskripsi penulis. Tapi sebelum tu, saya harap saya dapat menunaikan haji di Mekah. Saya juga berharap akan ada satu peluang untuk saya menyambut bulan Ramadhan di tanah suci.


4. Semoga saya mendapat sepasang bahu untuk saya bersandar.

Hidup kita ni ibarat roda. Kejap di atas, kejap di bawah. Saya berharap saya ada seseorang untuk berkongsi suka duka; yang menjadi tempat sandaran saya ketika saya kepenatan, bahu yang menjadi tempat menangis. Hmmm... tempat utk saya bergantung. Boleh ke? Untuk berharap camni...



Selamat berjuang Husna... Kuatkan semangat... Capaikan semua impian yang ada... Fighting! ^_^v

Thursday, August 11, 2011

sejuta impian



Salam...

Apa khabar kawan2 semua, salam ramadhan. Semoga Ramadhan kali ini kita dapat mencapai azam dan cita2 kita. Bukan tahun baru je kita mempunyai azam baru tetapi bulan ramadhan juga adalah bulan untuk kita membina azam. Kerana bulan ini adalah bulan yang terbaik untuk mengubah habit dan kebiasaan yang buruk dalam hidup kita.



Sempena bulan Ramadhan yang mulia ini, Husna banyak menghabiskan masa muhasabah diri. Membaca balik diari2 lama. Rupa2nya selama beberapa tahun ini hidup Husna dalam keadaan kurang bersemangat, banyak menceritakan perasaan berduka dan luahan hati untuk putus asa. T.T Macam tak percaya je. Tapi itulah yang tercatat dalam jurnal mengenai diri ini. Hmmm... Jadi ini adalah masa yang terbaik untuk Husna fokus demi masa depan yang lebih produktif dan proaktif. Sebab Husna tak nak jadi orang yang gagal dalam hidup. Jadi, matlamat utama adalah untuk berjaya dunia dan akhirat. Hmmm... Berjaya dunia akhirat tu tersangatlah abstrak dan meluas maksudnya. Setiap orang ada definisi bahagia mereka sendiri. Begitu juga dunia dan akhirat. =.=??



Saya berdoa semoga saya dijadikan seorang yang beragama, berahklak mulia, berilmu, berkerjaya dan berkahwin.. (oopss terlebih suda~ huhu.. ) :D





Cakap bab kahwin ni, ramai kawan saya yang nak kahwin tahun ni. Tahniah! Maaf sangat2 tak dapat nak hadir. :'( Sebabnya tak de orang nak teman pergi jauh2; Kelantan, Perlis n Terengganu cam tak sampai jer. Saya dahla tak dibenarkan bawa kereta jauh2. Nak naik bas nanti menyusahkan orang lain pula nak ke satu tempat dan ke tempat yang lain.



Kalau ikutkan hati nak jer redah bawa kereta tak minta izin dgn parents. Saya kalau nak ke mana2 mesti minta izin juga dgn parents walaupun da berumur. Hmm, wajib bagi saya sebab mereka masih penjaga saya. Kalau x amalkan nanti da kahwin dgn suami nak pergi jalan rumah kawan2 tak pandai nak minta izin.. (Ayat poyo jer... =P)



Rasa2nya da keluar tajuk kan... sejuta impian tu adalah apa yang selalu saya doakan untuk diri saya dan orang sekeliling saya. Semoga dimakbulkan... Untuk "ber2" semua tu memerlukan saya 'ber'usaha dengan gigih, 'ber'doa penuh tawadduk dan 'ber'tawakkal kepada Allah... insya Allah.. 'ber'jaya... ^_^v


Sunday, June 5, 2011

Bayi Kuning...



Salam...

Hari ini adalah sleeping day saya, tapi dah cukup2 la dengan tidur tu... Malam tadi memang malam yang agak menyiksakan. Siksa dengan kebosanan di tambah lagi dengan keletihan sebab tak boleh nak pergi rehat bergilir-gilir... Huhu.. Gara2 malaikat maut (night supervisor) yang rigid sangat tak bagi misi2 ini pergi rehat walaupun sesaat.. Tak tau angin ape beliau datang ke wad kami malam tadi selang sejam.. Sebab pesakit tak sampai 10 orang kot, takut ada staff yang curi tulang, takpun abscond balik rumah... Aduh, kami ni pekerja yang berdedikasi, kalau nak rehat pastinya kami yang 4 orang ni akan bergilir2.. Setiap orang akan berehat selama 2 jam bermula dari kul 12 malam.. Pandai2la kami... Saya rasa nak memberontak sebab ini adalah melanggar hak asasi pekerja. Bukan ke malam memang secara fitrahnya waktu berehat bagi seorang manusia. Bayangkan kami semua misi2 dan pembantu2 misi terpaksa bersengkang mata selama 10 jam, tak boleh pergi rehat pun.. Kalau waktu dia buat round kurang seorang kat kaunter misi tu, halilintar serta taufan akan melanda satu wad... Memang horror.. Nak tercabut nyawa rasa.. Sebab tu kitaorang panggil night surpervisor sorang ni malaikat maut... Haha..







Dari layan malaikat maut tu, baik saya tatap bayi kuning saya ni.. Cian dia duduk bawah lampu biru yang panas ni, sampai merekah kulit dia... Nak sapu losyen tak boleh, nanti terbakar pula... Tak pasal2 jadi bayi panggang.. Baby yang saya jaga ni umur dia baru seminggu. Jadi ianya adalah jaundis neonatal (jaundis yang berlaku pada bulan pertama hayat bayi). Pada mulanya saya menganggap jaundis ni adalah perkara biasa bagi baby, lagipun dah selalu dengarkan... Tapi lepas borak dengan pakar kanak2 waktu diaorang buat pemeriksaan kat baby2 tu, saya dapati yang jaundis ni boleh jadi satu petanda yang baby mengalami masalah kesihatan yang serius. Masalah kesihatan yang terselindung yang kita tak perasan... Jadi, kita memang tak boleh pandang ringan bila bayi mengalami kekuningan...


Pertama sekali kita kena tahu jaundis yang lazim di kalangan bayi...

- Jaundis tu kekuningan pada bahagian putih mata, kulit dan membran mukus.
- Secara yang saya belajar dulu, bila sel darah merah pecah, bilirubin akan dibentuk dan dilepaskan dalam saluran darah. Lepas tu disalurkan di hati untuk diproses dan akhirnya dikeluarkan daripada badan menerusi najis.
- Maka, kalau pemecahan sel darah merah meningkat, atau hati tak berupaya memproses bilirubin, jaundis akan berlaku.
-Sebelum kelahiran baby, bilirubin disalurkan melalui plasenta agar diproses dan dikeluarkan oleh ibu. Jadi, bila baby lahir, hati baby tu akan ambil alih tugas tersebut. Tapi hati baby perlukan masa untuk sesuaikan keadaan ini. Maka, bilirubin tak dapat diproses sepenuhnya dan menyebabkan tahap bilirubin selalunya lebih tinggi di kalangan baby baru lahir. Tahap bilirubin yang tinggi ni menyebabkan kulit kekuningan.
-Jaundis yang saya ceritakan ni dinamakan jaundis fisiologi selalunya berlaku hari yang ke 2 atau ke 3. Dan kemuncaknya pada hari ke4 hingga ke 7.
- Selalunya jaundis ni tak bahaya pada baby dan ianya yang paling biasa berlaku...


Jaundis berbahaya: jaundis patologi

-Jaundis jenis ni berlaku sebab pemecahan sel darah merah yang berlebihan menyebabkan peningkatan mendadak tahap birubin.
-Selalunya berlaku dalam masa 24 jam hayat bayi, lebih2 lagi hati belum cukup pantas untuk memproses bilirubin.
-Ada beberapa sebab pemecahan sel darah merah boleh berlaku secara berlebihan:
1) Jangkitan kuman di kalangan bayi baru lahir
2) Ketidakserasian kumpulan darah Resus ibu dengan baby
3) Kekurangan enzim metabolisme (glukosa-6-fosfat dehidrogenas atau lebih dikenali sebagai G6PD)untuk metabolisme sel darah merah.
- Jaundis jenis ini berbahaya kerana boleh menyebabkan:
1) Sawan atau perubahan ketegangan otot
2) Kerosakan otak
3) Kematian


Tanda penyakit gangguan hati:

-Baby jaundis selalunya menghasilkan najis yang berwarna gelap dan air kencing yang warna teh terang. Tapi jika najis baby tu lebih pucat daripada biasa, kadang kala putih ianya adalah satu petanda masalah perubatan yang lebih serius.
- Ianya berlaku disebabkan sekatan sebahagian atau sepenuhnya saluran hempedu (saluran yang menghubungkan hati dengan usus).
- Berkemungkinan baby terkena penyakit seperti:
1) Hepatitis (keradangan hati berpunca daripada satu daripada virus hepatitis)
2) Atresia salurn hempedu luar hepar ( ketiadaan sebahagian atau sepenuhnya saluran hempedu antara hati dan usus).


Menurunkan tahap jaundis:
1) Fototerapi (lampu biru yang saya citer kat atas tadi tu merupakan lampu khas yang boleh memproses dan memecahkan bilirubin dalam kulit supaya boleh dikeluarkan ke dalam hempedu atau air kencing dengan mudah).

2) Penukaran transfusi: darah baby akan dikeluarkan dalam jumlah kecil dan digantikan dengan darah penderma.


Itulah yang telah diterangkan pakar kanak2 tu kat saya... Atas kefahaman yang ada, setiap kali saya jaga baby kuning ni saya akan betul2 memerhatikan gejala2 seperti kat bawah ni:
1) Warna najis: Kena inform dengan dr. kalau najis baby warna putih, kelabu atau kuning pucat. Pastu air kencing warna gelap.
2) Kulit kuning: Dah buat fototerapi pun, da tukar lampu fototerapi yang lain pun, kulit masih menjadi lebih kuning dari sebelumnya. Bermula dari muka dan mata, turun ke dada, perut dan akhirnya kaki...
3) Lesu: Baby lesu, pucat dan tak bermaya... (Sebab tu bila bagi susu main2 dengan baby sekejap sangat penting. Nak tengok sama ada baby aktif atau tak..)
4) Tempoh jaundis: Berlarutan lebih daripada tiga minggu
5) Kehilangan berat badan: Tidak berselera minum susu atau berat badan tak bertambah. ( Selalunya bila kita tengok baby tu hisap susu je pun da tau baby tu bermaya ke tak.)
6) Sawan: Bayi rengsa atau kekejangan... ( Memang kena 24 jam pemerhatian... ada beza ek antara baby terkejut2 dengan baby yang diserang sawan.. Ini adalah perkara yang paling menakutkan saya bila jaga baby..)

Kesimpulannya, jangan pandang ringan dengan kekuningan yang di alami baby... Perhatikan betul2 gejala yang ada kat baby tu...




Dan perkara paling best bila da tiga ari jaga baby yang sama selalunya saya akan perasaan yang baby makin tembam, berat sikit dari sebelumnya dan waktu tu kulit akan mula nampak kemerahan... Makin kuat minum susu juga... Suka nak ajak kita borak2 dan main2... Waktu tu bila serum bilirubin di ambil selalunya sudah kembali ke paras normal... Huhu.. Masa untuk berpisah dengan baby dan baby kembali ke pangkuan ibu bapanya balik...

Friday, June 3, 2011

Holiday~

Salam...

Baru blk dr b'cuti. Pergi umah embah dan singgah kat pangkor satu malam. Alhamdulillah rasa relax dan tenang. Bukan senang nak rasa damai macam ni.

Dah hampir setahun saya tak balik umah embah. Dah banyak yang berubah. Termasuklah embah, makin banyak rambut dia yang beruban. Hmm... Rasa sebak pun ada bila tengok orang tua makin dimamah usia. Tapi tu memang kitaran hidup manusia. Rajin embah puasa sunat sebab dah masuk bulan Rejab. Tiap2 waktu solat pergi jemaah kat masjid. Buat solat sunat tengah malam. Mengingti kematian. Kita yang muda pun sepatutnya mengingati tentang kematian juga sebab kematian boleh datang pada sesiapa tanpa mengira usia dan pangkat.

Bila embah puasa, saya tolong embah masak. Takpe, embah bagi arahan jer, saya ikut.. Jadi, hari pertma tu masak kluban (kerabu sayur).

Mula2 tumbuk cili api dengan garam..
Pastu tumbuk cili kering..
masukkan buah cekur, tumbuk juga..
bawang merah, bawang putih pun tumbuk...
jgn lupa belacan ditumbuk bersama..
akhir sekali tumbuk ikan bilis..
letak gula dan sebatikan dengan semua bahan2 yang ditumbuk..

sambil tumbuk bahan2 kat atas tadi sambil rebus sayur kacang, taugeh ngan pucuk daun ubi..
rebus asing2, letak dalam bekas yang berasingan juga..
kalau tak, sayang jer, nanti cepat basi...

pastu bahan2 yg ditumbuk tu di tumis,
letak asam jawa sikit dengan serbuk kunyit sikit (buat syarat bg nampak kuning),
tumis sampai naik bau... (memang best!)

akhir sekali masukkan hampas kelapa,
kacau sampai sebati dan rasa gram gulanya..
bila da msk dan sebati, jgn lupa tutup api ek... walaupun nk gi cari bekas sekejap.. huhu..

cara2 nak makan, amik sikit2 tiga jenis sayur tu dan letak hampas kelapa.. campurkan dan makan ngan nasi panas2.. sedaaapppp....



Pergi pangkor? hmm... best dapat berenang.. da lama tak buat kuak katak... hikhik... teringat kat housemate waktu blaja dulu... sama2 blaja berenang... tension jer gi terjun kolam kat tingkat 5 tu... debush222x!!! tapi kat pangkor takde la nak terjun... masuk kolam ngan laut dengan penuh sopan... huhu... ramai pulak tu orang... malu seyh nak gi turun berenang bila ramai2 ni... lain kali nak gi waktu bukan cuti sek plus time x der org nak bercuti.. so, bole la conquer satu pantai, takpun satu kolam renang tu... =P